Forum sharing ini menyajikan best practice pembelajaran yang dilakukan pendidik dan tenaga kependidikan setelah menjadi guru berprestasi. Berbagai kreatifitas dilakukan para pendidik dan tenaga kependidikan demi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Forum ilmiah guru tepatnya dibuka tanggal 29 November tepatnya di hotel Jayakarta oleh direktur P2TK Dikmen, Bapak Surya Dharma.
Pemaparan kebijakan Dit. P2TK Dikmen mengawali pembukaan dilakukan oleh Bapak Surya Dharma selaku Direktur P2TK Dikmen menguraikan tipe kehidupan berdasarkan eranya antara lain :
Ø Agricultural age
Ø Industrial age
Ø Information age
Ø Knowledge age
Ø Wisdom age (abad ke 21)
Sehingga adalah penting mempertimbangkan cara untuk mendidik generasi tersebut berdasarkan masanya
| Generasi | Tahun lahir | Masa usia | Motivasi diri |
| Silent generation | 1925 – 1942 | 68 -85 | Mau belajar |
| Baby boomer | 1943 – 1960 | 50 -67 | Antusias |
| Generation x | 1961 – 1981 | 29 – 49 | Menerima perbedaan , menolak aturan |
| Millennial/ netgener | 1981 – 2001 | 8 - 28 | Cara berfikir , berkomunikasi dan belajar yang unik |
Peserta didik (netgener) senang menggunakan teknologi, multi tugas, pencari informasi dan harapa yang tinggi sehingga mereka membutuhkan bentuk belajar yang bervariasi, lingkungan interaktif, bentuk feedback yang berbeda, pilihan tugas, hands – on learning, dan berkolaborasi. Seperti apa yang dikatakan seorang ahli John Dewey ‘if we teach today as we taught yesterday then we rob our children tomorrow’. Intinya, guru dituntut untuk memperlakukan peserta didik yang seharusnya disesuaikan dengan masanya. Dalam arti lain, tenaga pendidik di era global harus lebih innovatif dalam mentransfer ilmunya kepada peserta didiknya karena peserta didik saat ini membutuhkan ilmu serta kecakapan hidup yang dapat memberikan kesempatan untuk bersaing. Dengan kata lain, guru harus mampu melakukan pengembangan kompetensi berkelanjutan (PKB) sehingga guru harus meningkatkan ilmu sesuai dengan perkembangan masa, Bapak Surya Dharma menutup ceramah yang diiringi dengan ketuk palu pembukaan Forum Ilmiah Guru 2011.
Presentasi best practice dibuka oleh Prof. Dr. Erika B. Laconi, Ms. pada malam tanggal 30 Nopember 2011. Prof. Erika begitu sangat piawi memimpin beberapa peserta untuk menampilkan best practice yang dilakukan yang dilanjutkan pada hari berikutnya.
DR. Indra Jati Sidi dan Prof Wardiman dipandu oleh Prof Erica
Forum Ilmiah diwarnai dengan beberapa paparan yang disajikan oleh Dr. Indra Jati Sidi, Prof. Wardiman Djoyonegoro, Prof sugiyono dan Prof Sudarwan Danim, M.Pd. yang masing masing memberikan pesan yang amat menyentuh antara lain : keikhlasan serta continuous improvement yang dipaparkan oleh Bapak Indra Jati. Prof wardiman juga menyajikan peran strategis guru untuk membangun karakter bangsa yang diakhiri dengan pesan kejujuran disertai keteladanan yang diharapkan dilakoni oleh pendidik maupun tenaga kependidikan. Prof. Sugiyono memaparkan tentang Profil guru abad ke 21 yang diakhiri oleh Prof Sudarwan memaparkan tentang Guru Profesional Era Teknoinformasi dan Komunitas ASEAN.
Beberapa Best Practice para Peserta Forum Ilmiah
Presentasi Slamet Raharjo dari Sumbawa
Salah satu Presentasi dari guru SMK : Digital Overhead Projector
Presentasi Penulis dengan Project Based Learning untuk Meningkatkan Bahasa Inggris
Pemaparan best practice sangat memberikan idea dan inspiratif yang telah dilakukan oleh pendidik dan tenaga kependidikan antara lain tentang :
Ø Homestay untuk pelatihan karakter peserta didik,
Ø Memanfaat getah pohon jati untuk luka
Ø Project based learning dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris edutainment
Ø Penggunaan bawang bombai untuk percobaan difusi dan osmosis pada mata pelajaran biologi
Ø Project based learning untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris
Sebelum acara penutupan, Drs. Yukon Putra, M.Si menguraikan secara lugas tentang pentingnya best practice, juga tentang tupoksi guru, kepala sekolah dan pengawas sebagai ujung tombak pendidikan di era global. Dan juga beliau memesan kepad seluruh peserta untuk meningkatkan kemampuan menulis, ‘Tulislah apa yang kamu kerjakan dan kerjakan apa yang kamu tulis.’
Mam, we've just sent our Journal Assignment to your mail. Please check for the first day only.
ReplyDelete